Kamis, 18 Juli 2013

FARCRY III GAME EKSPLORASI HUTAN PAPUA NUIGINI





   Liburan yang berakhir bencana dan nasib buruk, ini tampaknya menjadi kesimpulan yang paling tepat untuk menggambarkan kehidupan Jason Brody, sang karakter utama di Far Cry 3. Niat untuk menikmati indahnya iklim dan setting tropis yang ditawarkan oleh Rook Island, Papua Nugini ternyata berubah menjadi petualangan untuk sekedar bertahan hidup. Kegiatan skydiving  yang mereka lakukan menjadi awal mimpi buruk. Brody dan teman-temannya tertangkap oleh Vaas, salah satu panglima organisasi kejahatan yang tengah menguasai Rook Island. Impulsif, sadis, dan “gila”, Vaas membunuh dan menculik teman-teman Brody yang lain untuk mendapatkan uang tebusan. Sementara Brody sendiri? Dilepas untuk apa yang menurut Vaas,  untuk membuat permainan lebih menarik.
   Terluka parah dan nyaris tewas, Brody diselematkan oleh Dennis Rogers, mantan Marinir Amerika Serikat yang kini tengah menetap di Rook Island. Lewat mulut Dennis pulalah, Brody mempelajari tentang perang sipil yang tengah berkobar antara pasukan pemberontak – Rakyat dan Hoyt Volker, otak di belakang organisasi kejahatan yang juga menggawangi  naluri membunuh Vaas. Melihat tujuan Rakyat yang juga melawan Hoyt dan Vaas, Brody mulai mendukung pihak yang satu ini dengan satu tujuan utama: menemukan semua temannya yang sedang ditahan oleh Vaas dan mengirim mereka pulang. Namun bagi Dennis, kehadiran Brody lebih dari sekedar “kebetulan” belaka. Brody dipercaya sebagai pemenuhan ramalan tentang sosok yang akan membantu Rakyat bebas dari penjajahan ini. 
   Lantas, mampukah Brody melawan Hoyt dan Vaas? Apakah teman-teman yang ia sayangi masih mampu bertahan hidup? Apa yang sebenarnya direncakan oleh Citra, Dennis, dan Rakyat secara keseluruhan untuk karakter utama kita ini? Siapa sebenarnya Vaas? Semua jawaban dari pertanyaan ini dapat Anda temukan dengan memainkan Far Cry 3 ini.




Via Jagat Play.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar